Syaikhuna
Menghubungkan Hati, Merawat Tradisi: Ikhtiar Digital untuk Penuntut Ilmu di Tanah Banjar.
Muqaddimah
Kalimantan, khususnya Tanah Banjar, adalah serambi ulama. Dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan) hingga KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul), tanah ini tidak pernah kering dari majelis ilmu dan lantunan zikir & sholawat. Namun, di era informasi yang begitu cepat, seringkali kita tertinggal kabar. Jadwal majelis yang berubah, informasi acara yang simpang siur, hingga kerinduan akan bacaan wirid yang otentik, menjadi tantangan tersendiri bagi kita para pencari ilmu. Syaikhuna hadir bukan untuk menggantikan kehadiran fisik di majelis, melainkan sebagai khadam (pelayan) digital. Kami berikhtiar menyambungkan kembali informasi yang terputus, memastikan setiap langkah kaki Anda menuju majelis ilmu terbimbing oleh informasi yang valid dan terpercaya.
Kami percaya bahwa teknologi harus menjadi wasilah (sarana) untuk memudahkan umat dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempererat ukhuwah islamiyah melalui majelis-majelis ilmu.
Syaikhuna
Filosofi Nama
Kata "Syaikhuna" berasal dari Bahasa Arab yang bermakna "Guru Kami". Nama ini dipilih sebagai bentuk takzim (penghormatan) kepada para Ulama, Habaib, dan Asatidz yang telah mewakafkan hidupnya untuk membimbing umat.
Melalui aplikasi ini, kami berharap setiap pengguna dapat merasa dekat dengan guru-guru mereka, mengetahui jadwal pengajian, dan mendapatkan keberkahan ilmu di mana pun mereka berada.
Nilai Utama
Prinsip yang menjadi landasan kami berkarya
Khadimah (Pelayanan)
Berkomitmen untuk melayani umat dengan menyediakan platform yang mudah digunakan dan bermanfaat luas.
Amanah (Terpercaya)
Menjaga validitas informasi jadwal dan konten agar menjadi rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ukhuwah (Persaudaraan)
Membangun ekosistem yang mempererat persaudaraan antar sesama muslim melalui pertemuan di majelis ilmu.
Visi Kami
"Mewujudkan ekosistem digital Islam terintegrasi di Kalimantan, di mana teknologi menjadi jembatan yang memudahkan jutaan jamaah terhubung dengan ribuan majelis, melestarikan warisan wirid ulama bahari, dan menciptakan ketertiban yang penuh berkah dalam setiap perhelatan akbar keagamaan."
Tim & Kolaborasi
Syaikhuna dibangun dengan semangat gotong royong (Ta'awun). Kami terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pengurus majelis, komunitas IT, maupun donatur yang ingin berkontribusi dalam dakwah digital ini.