Amalan
Disebutkan oleh Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith dalam kitab Al-Nujum Al-Zahirah : Bentuk shalawat ini adalah milik Al-Habib Al-Imam Ali bin Al-Habsyi. Beliau berkata Shalawat ini terbukti telah bermanfaat untuk bermimpi bertemu Nabi Saw. Jemaah kami telah mencobanya, dan mereka melihat Nabi Saw. Karena itu, hendaknya seseorang membaca shalawat ini setiap hari semampunya tanpa hitungan tertentu.
Artinya:
"Ya Allah, berikanlah rahmat dan salam kepada pemimpin kami Nabi Muhammad dan juga para keluarga beliau, beliau merupakan kunci rahmat Allah, rahmat dan salam sebanyak sesuatu yang berada dalam pengetahuan Allah, rahmat dan salam yang selamanya tercurah dengan kesenantiasaan kerajaan Allah."
Ijazah umum untuk dibaca pada malam Hari Raya Aidil Fitri atau Aidil Adha sebanyak 100 kali, maka pahalanya seperti melaksanakan Ibadah seumur hidup. (Habib Abdullah Bin Abdul Qadir Bilfagih)
Sangat baik dibaca pagi-pagi sebelum shalat 'ied, pada setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. Barangsiapa membaca istighfar di Hari Raya sesudah sholat subuh sebanyak 100 kali, dihapus dosa-dosanya dan selamat di negri akhirat dari azab api neraka. Siapa yang membaca Subhanallah Wabihamdih di hari raya 100 kali waktunya terserah asalkan di hari raya, kalau bisa sesudah Sholat Subuh, hadiahkan pahalanya kepada orang yang meninggal. Maka semua orang yang dikubur nanti akan membela kita dan memintakan Rahmat dan Sorga kepada Allah, apabila dibaca 300 kali maka masuk 1000 Nur kesetiap kubur yang dihadiahi dan Allah juga menyiapkan 1000 Nur untuk kuburnya.
Barangsiapa mengekali membaca akan dia tiap-tiap ba'da sholat maghrib 10 kali, InsyaAllah mendapat ia akan husnul khatimah (Senjata Mukmin)
Sholawat dari Imam Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bakri, sangat baik dibaca setiap malam sebanyak yang disuka
Artinya:
"Ya Allah limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung"
Di Sebutkan Dalam Kitab "Imam As-Showi" (Hasyiyah al-Shawi 'ala Tafsir al-Jalalain) : Siapa Yang Membaca Surah At-Taubah 2 Ayat Ini Maka Dia Aman Dari Pada Perkara-perkara Yang Dia Benci Dan Selama Dia Membaca Itu Dia Tidak Mati Kalau Sampai Umur Dia Tidak Ingat Membaca Itu (Allah Lupakan Dia), Kalau Kita Baca Subuh Aman Sampai Maghrib, Tapi Kalau Kita Baca Maghrib Aman Sampai Subuh.
Artinya:
"Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik ‘Arasy (singgasana) yang agung.”"
Barangsiapa membaca akan dia kemudian mati ia didalam sakitnya itu, niscaya lepas ia daripada fitnah kubur dan jika sembuh ia daripada sakitnya itu niscaya diampuni dosanya. (Senjata Mukmin)
Cara berbuka puasa oleh Guru Sekumpul : Ambil kurma, ucap بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ, pandang kurma itu dari Nur Muhammad, kemudian berdo'a Ya Allah berkahi ulun di bulan ramadhan dan berkahi umur ulun (atau doa lainnya sesuai hajat karena waktu mustajab do'a pada saat berbuka puasa), baca do'a makan seperti biasa lalu makan itu kurma, baru baca do'a buka puasa yang pertama, kemudian minum air putih, baru baca do'a buka puasa yang kedua.
Artinya:
"1). Ya Allah karena-Mu lah aku berpuasa dan dengan Engkaulah aku beriman dan atas rezeki-Mu lah aku berbuka dengan rahmat-Mu wahai yang pengasih dan penyayang. 2). Ya Allah Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuni dosaku."
Do’a ini dbaca 3x setiap akan berbuka puasa, maka orang yang membacanya seolah-olah mendapatkan malam “Lailatul Qadar“. (Idrus H.Alkaff, Ilmu Hikmah Nabawi, hal.21)
Barang siapa membaca dzikir ini, maka diampuni dosa-dosanya menjadi seperti bayi yang baru lahir
Artinya:
"Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah, aku memohon surga-Mu , aku juga berlindung kepada-Mu dari neraka-Mu. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah aku, Wahai Yang Maha Mulia.Wahai Zat Yang Maha Agung, wahai Zat Yang Maha Agung, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, ampunilah dosa yang besar, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa yang besar, kecuali Zat Yang Maha Agung"